oleh

HUT RI, Ponpes Salafiyah Karossa, Gelar Upacara Di Pantai, Mengenang Peran Santri Kemerdekaan Indonesia

KAROSSA,MEDIAEKSPRES.id- Santriwan dan santriwati Ponpes Salafiyah Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, menggelar upacara peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia.

Pada pelaksanaan upacara itu, dipimpin oleh salah satu pengasuh ponpes salafiyah Karossa, Ust Muhammad Rifqi.

Sebuah pemandangan yang lain pada umumnya, para santri terlihat mengenakan sarung. Ya tentu sebagai indentitas santri dan tradisi di Nusantara yang diistilahkan sebagai kaum ‘Sarungan’.

Menanamkan sejak dini rasa Nasionalisme, semengat perjuangan adalah bentuk merefleksi kembali para pendahulu, para kiai, pahlawan bangsa dalam kemerdekaan republik Indonesia. Selain itu, dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, peran santri sangatlah diperhitungkan oleh penjajah saat itu.

Hal inilah yang mendasari Santriwan-santriwati di Ponpes Salafiyah Karossa melaksanakan Upacara Bendera di pantai, sebagai indentitas Nusantara adalah negara maritim, khususnya Sulawesi Barat yang dikenal dengan pelaut ulung dengan Perahu Sandeqnya.

Pimpinan Ponpes Salafiyah Karossa, Kiai Muhammad Iqbal mengatakan, kepada santriwan dan santriwati untuk mencintai Tanah air dan menghargai perjuangan para pendahulu.

Selain itu, sebagai bangsa yang berdaulat, para santri dan seluruh masyarakat, untuk bersatu padu berjuang mewujudkan Indonesia yang maju, bergotong-royong untuk menghadapi setiap masalah yang melanda bangsa ini.

“Semangat menjaga persaudaraan dan kedaulatan bangsa, santri harus berada di garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa,” kata Kiai Muhammad Iqbal, Selasa (17/08/2021).

Lanjut Ketua MWCNU Karossa ini bilang, para santriwan-santriwati meyakini bahwa, perjuangan mendirikan bangsa dan Negara Republik Indonesia tidak lepas dari keringat dan darah para ulama. Sehingga lanjutnya, dalam upacara bendera kali ini, dilakukan di pantai agar kembali merefleksi para perjuangan kiai-kiai dan santri di Bangsa ini dalam mengarungi samudra mengajarkan ajaran-ajaran kebenaran.

Reporter : SL

Editor : Mediaekspres.id

“Wahai jiwaku, sabarlah jangan bergejolak. Sebab apa yang ditentukan Allah pasti akan terjadi”

Santri

 

NU Peduli Mahlul Qiyam, Hadroh Santri Ponpes Salafiayah Karossa

Komentar