Hikmakar Desak Kejari Mamuju Ungkap Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – PP Himpunan Mahasiswa Kalumpang Raya (HIPMAKAR) nenyorot kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju dalam mengungkap dugaan korupsi pengadaan bibit di Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Menurut Ketua PP Hikmakar, Aco Riswan, Kejari Mamuju lamban memproses dugaan kasus korupsi tersebut. Yang merupakan Pokok Pikiran (Pokir) salah satu anggota DPRD Sulbar.

“Kasus ini sudah berjalan semenjak 2019 namun sampai hari ini pihak Kejari belum bisa mengungkap aktor dalam kasus ini,” kata Aco Riswan, Rabu (27/04/22).

Olehnya itu, kata Aco Riswan, kuat dugaan Kejari bermain mata dengan pihak pihak yang terlibat dalam kasus tersebut. Sebab kata Dia, sampai saat ini kasus tersebut belum tuntas.

“Kami menegaskan jika dalam waktu dekat pihak Kajari tidak mampu mengukap aktor aktor dan keterlibatan pejabat dalam kasus ini, maka kami akan konsolidasi melakukan aksi unjuk rasa dengan tuntutan mendesak Kajari Mamuju mundur dari jabatannya,” tegasnya.

Baca juga

Bawa 10 Tuntutan, Aliansi Organda Sulbar Temui Kapolda Baru

Aktivis Sorot Pelaksanaan DAK Pendidikan Sulbar 2021, Ada Dugaan Korupsi

Dilansir Berandarakyat.com, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, Subekhan mengatakan, pihaknya tinggal menunggu hasil penghitungan kerugian keuangan negara dari BPKP untuk menetapkan tersangka.

“Hari ini giat pengadaan benih masih klarifikasi oleh BPKP untuk penghitungan kerugian negara, dan akan lanjut besok klarifikasinya,” kata Subekhan, Selasa (26/04/22).

“Tidak lama setelah penghitungan selesai akan ditetapkan tersangkanya,” sambungnya.

Reporter : Irwan

Editor : Mediaekspres.id

Comment