by

Ribut Isu KLB, Ketua Demokrat Sulbar: Kita Setia kepada AD/ART

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Partai Demokrat Daerah Sulawesi Barat (Sulbar) menyatakan komitmen untuk setia kepada AD/ART partai dan kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Demokrat Sulbar, Suhardi Duka, menyusul adanya isu kongres luar biasa (KLB) untuk melengserkan AHY dari kursi ketua umum Partai Demokrat.

“Kami 100 persen setia pada AD/ART dan AHY selaku Ketum. Tidak akan ada KLB karena tidak akan pernah hadir ketua DPD dan DPC, kecuali kalau mereka para mantan kader mau bikin partai sendiri, silahkan,” jelas anggota komisi IV DPR RI itu, Jumat (12/2/2021).

Menurut Suhardi, isu kudeta di tubuh Demokrat adalah fakta. Ada kader aktif dan mantan kader yang bersama Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko ingin memaksakan mengganti AHY selaku ketua umum Partai Demokrat.

Padahal, AHY ditunjuk sebagai ketua umum berdasarkan hasil Kongres V Partai Demokrat, 15 Maret 2020 lalu.

Untuk itu, pihaknya mengaku solid dan setia mendukung hasil kongres tersebut.

Hasil kongres secara demokratis itu telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM melalui SK No M.HH-9.11.01 tanggal 18 Mei 2020.

“Jadi PD itu utuh strukturnya, tidak akan ada yang boleh mengintervensi,” tegas politikus yang akrab disapa SDK itu.

Ia juga menyampaikan bahwa Demokrat Sulbar bakal menggelar musyawarah daerah pada pertengahan tahun 2021 ini.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat AHY menyebutkan bahwa ada upaya kudeta merebut partainya yang melibatkan pejabat di lingkaran Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menurut AHY, pengambilalihan posisi pucuk partainya disinyalir akan dilakukan lewat kongres luar biasa (KLB) dan akan menjadi jalan menjadi calon presiden di Pemilu 2024.

“Konsep dan rencana yang dipilih para pelaku untuk mengganti dengan paksa Ketum PD yang sah, adalah dengan menyelenggarakan KLB,” ujar AHY di Jakarta, Senin (1/2) dilansir Tempo.co.

Putra sulung SBY ini menyebut bahwa pelaku tengah menargetkan 360 kader pemegang suara untuk melakukan aksi ambil alih posisi Ketum partai. Mereka yang mau diajak, kata AHY, akan menerima imbalan uang dalam jumlah besar.

Reporter: Shermes

Editor     : Mediaekspres.id

“Saya harus mempelajari politik dan perang agar anak saya punya kebebasan untuk mempelajari matematika dan filsafat.”

John Adams

Comment