by

Hingga Ahir April, Banser Sulbar Fokus Layanan Kesehatan dan Trauma Healing

MAMUJU-MEDIAEKSPRES.id- Satuan Koordinasi Wilayah Barisan Ansor Serbaguna (Satkorwil Banser Sulbar) memfokuskan pada layanan kesehatan dan trauma healing bagi para pengugsi korban gempa Mamuju dan Majene.

Hal itu ia lakukan karena banyaknya pengungsi yang syarat terserang penyakit, karena pengaruh cuaca dan alergi makanan.

“Khsus untuk layanan kesehatan tim Banser Husada, tetap stanbay di Posko Induk GP Ansor Sulbar, hingga bulan April mendatang,” kata Kasatkorwil Banser Sulbar, M. Anshar Tahir kepada mediaekspres.id di Mamuju, Sabtu, (13/02/2021)

Banser Tanggap Bencana (Bagana) dan Banser Husada (Basada) berpose bersama usai melakukan trauma healing dan layanan kesehatan di camp pengungsian.

Lanjut Anshar mengatakan, khusus untuk Banser Tanggap Bencana (Bagana) lebih memfokuskan trauma healing. Sedangkan penyaluran sembako masih akan dilakukan pada minggu terahir bulan februari.

“Tim Bagana akan mendatangi camp-camp pengugsian untuk memberikan trauma healing pada anak-anak. Karena salah satu faktor banyaknya pengungsi. Selain mengantisipasi gempa susulan, juga anak-anak trauma terhadap gempa yang ia alami di rumahnya pada 15 Januari lalu,” jelasnya

Hingga saat ini, Satkorwil Banser Sulbar telah menyalurkan paket sembako sebanyak 5500, layanan kesehatan 578 orang dan trauma healing 8 titik kamp pengugnsian.

Reporter : Chandraqa
Editor : mediaekspres.id

“Anak-anak belajar caranya tersenyum dari orang tua mereka. Bagaimanapun keadaannya, mereka adalah mutiara hati yang diberikan langsung oleh Tuhan.”

Comment