by

Terkuak! Ada Dugaan “Uang Ketuk Palu” di Pengesahan APBD Polman 2016-2017

POLMAN, MEDIAEKSPRES.id – Hampir sepekan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyelidikan di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat.

Penyelidikan tersebut terkait kasus Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Polman TA 2016-2017.

Dari kasus itu terkuak ada sejumlah oknum anggota DPRD yang menerima “uang ketuk palu” saat pengesahan APBD 2016-2017.

Hal ini berdasarkan pengakuan mantan legislator Polman, Said Sidar.

“Ada 12 orang legislator mengaku menerima uang ketuk palu dan akan mengembalikannya,” kata Said Sidar, Senin, 23 November 2020 lalu.

Said Sidar mengungkapkan bahwa dirinya juga sempat menjalani pemeriksaan penyidik KPK terkait dugaan “uang ketuk palu” tersebut. Namun, dirinya mengaku tidak tahu menahu hal itu.

“Saya bilang, saya tidak pernah mendengar hal tersebut. Saya kemudian mengetahui setelah ada pemeriksaan ini,” katanya.

Dia juga membeberkan jumlah nominal uang ketuk palu yang dikembalikan oleh 12 orang rekan sejawatnya di lembaga legislatif.

“Sekitar Rp 30 juta yang mereka kembalikan,” katanya.

Baca juga:

Setelah Periksa DPRD, KPK Sasar Kantor Bupati Polman

Said Sidar melanjutkan, dalam proses pemeriksaan terhadap dirinya, penyidik KPK mempertanyakan nama oknum kontraktor yang diduga terlibat memberikan uang tersebut.

“Saya tidak kenal dan saya tidak pernah ketemu orangnya,” katanya.

Diketahui bahwa penyidik KPK menanyakan kepada setiap legislator yang diperiksa, terkait dua oknum kontraktor yang diduga terlibat memberikan “uang ketuk palu” yakni inisial H dan AB.

Reporter: Eka

Editor     : Mediaekspres.id

“Tidak bersyukur adalah dasar kejahatan.”

Immanuel Kant

Comment