by

Tanggapan Kadisbun Sulbar ‘Minta Wartawan Keluar Ruangan Penetapan TBS’

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Sulawesi Barat (Sulbar) Syamsul Ma’arif menyampaikan alasannya meminta sejumlah wartawan yang hadir keluar dari ruang rapat penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit, yang berlangsung di ruang Kenari, Hotel d’Maleo Mamuju, Selasa (17/5/22).

Menurut Syamsul Ma’arif, dalam aturan media tidak bisa meliput di ruang pembahasan harga TBS. Yang disebutkan hanya perwakilan Perusahaan Kelapa Sawit (PKS), Petani dan pemerintah.

“Tidak ada aturan yang mengatakan media juga bisa ikut. Tapi kan dibuka pintu, artinya media bisa meliput dari luar,” kata Syamsul Ma’arif, Selasa (17/5/22).

Olehnya, ia meminta maaf kepada sejumlah media atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Ia pun menganggap yang terjadi hanya miskomunikasi saja.

“Saya meminta maaf ya,” ujarnya.

Lanjut Syamsul Ma’arif mengatakan, kedepan baru akan diusulkan, agar media juga bisa hadir meliput dalam pembahasan harga TBS. Sehingga tidak ada lagi kesimpangsiuran berita, bahwa seakan-akan ada yang dirahasiakan. Disamping itu, mengingat peran media dalam transparansi publik.

“Makanya kedepan kita usulkan apakah bisa menghadirkan media. Karena selalu ditenggarai kesimpangsiuran berita ya, seakan-akan disitu ada rahasia kalau tidak ada media. Memang kita akui media adalah yang selalu membuka transparansi itu,” tutup Syamsul Ma’arif.

Reporter: Irwan

Editor : Mediaekspres.id

Comment