by

Mateng, Lingkungan, dan Eksistensi Sawit

Oleh: Nasrul (Ketua Dewan Pemuda Mateng)

– Isu replanting sawit di Kabupaten Mateng sudah menjadi perbincangan masyarakat di tanah yang di sebut Lala Tassisara ini.

Memang cukup asyik dan menarik, menjadi perhatian. Pasalnya, perambahan hutan di daerah ini merupakan masalah tersendiri. Dan, solusinya adalah proses restorasi hutan.

Satu kalimat yang tepat untuk dijadikan bahan diskusi mengenai persoalan replanting sawit.

Sampai hari ini, belum ada transparasi data luas lahan. Berapa luas kebun sawit yang sudah mencapai 20-25 tahun yang memang audah tidak layak produksi lagi.

Dan, luas sawit yang gagal produksi dijadikan sebagai sasaran program replanting.

Lalu kemudian persoalan transparansi anggaran. Berapa banyak biaya yang dihabiskan untuk program replanting sawit hari ini?

Tentu ini harus sesuai dengan berapa luas kebun sawit yang dijadikan sebagai program replanting sawit.

Jangan sampai replanting berimbas pada pembukaan lahan baru/merambah hutan.

Untuk itu, Dewan Pemuda akan melakukan dialog dalam waktu dekat ini, terkait persoalan program replanting sawit dan akan mengundang semua dinas atau SKPD terkait.

Kabubu, 5 Agustus 2021

 

Comment