oleh

AMPAS akan Gelar Aksi Sorot DAK Pendidikan Sulbar

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Sulawesi Barat (AMPAS) akan menggelar aksi unjuk rasa menyorot polemik kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan tahun 2020.

Koordinator aksi, Asrul Ruslan mengatakan, salah satu agenda aksi adalah mendesak aparat hukum untuk membongkar identitas dan peran oknum yang diistilahkan “Kosong-Kosong” seperti yang dimuat media, beberapa waktu lalu.

“Kami sudah menyurat ke Polresta Mamuju, jadwal aksinya rencana Rabu (16/6),” ujar Asrul via telepon, Senin, 14 Juni 2021.

Baca juga:

Aktivis Singgung Kasus DAK Pendidikan: Ungkap Panglimanya, Sulbar Harus Diselamatkan!

Dirinya menduga aparat hukum enggan menyentuh pihak yang disebut “Kosong-Kosong” tersebut.

Untuk itu, Asrul memastikan, AMPAS bakal berada di belakang penegak hukum dalam membongkar kasus DAK pendidikan secara utuh dan transparan.

“Kuat dugaan “Kosong-Kosong” ini adalah orang besar, makanya aparat tidak berani sentuh. Tapi demi supremasi hukum, kami akan mendesak sekaligus memberi dukungan kepada penegak hukum, tentu lewat aksi parlemen jalanan,” tegasnya.

Ia juga menyinggung proses penyelidikan yang dilakukan Kejati terhadap Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sulbar. Menurut Asrul, ada kejanggalan dengan dihentikannya proses hukum Bidang Pendidikan SMK.

“Padahal modusnya SMA dan SMK sama. Bahkan SMK lebih parah lagi karena jelas-jelas mereka masukkan potongan dalam RAB, lagipula Kejati sempat juga melakukan penyitaan uang. Tapi, kok, hanya bidang SMA yang jadi tersangka?” herannya.

Asrul pun berharap, aksi mereka nanti dapat membuka nurani para penegak hukum agar lebih profesional, demi memberantas praktik korupsi di Provinsi Sulbar.

Reporter: Harly

Editor      : Mediaekspres.id

“Selalu ada alasan, tetapi tidak selalu dalam bentuk yang wajar.”

Karl Marx

Komentar