oleh

Aksi di Depan Kejati Sulbar, AMPAS: Buka Penyelidikan “Kosong-Kosong”

 

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Aliansi Mahasiswa Pemuda Sulawesi Barat (AMPAS) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar, Kamis, 17 Juni 2021.

Mereka mendesak penegak hukum membuka penyelidikan terhadap pihak yang disebut “Kosong-Kosong”. Pihak tersebut diduga sebagai otak terjadinya dugaan tindak korupsi pada kasus Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik bidang pendidikan tahun 2020.

“Kejati harus membuka penyelidikan terhadap “Kosong-Kosong” ini. Tangkap dan adili!” tegas koordinator aksi, Asrul Ruslan.

Ia pun menduga ada kongkalikong antara Kejati dan “Kosong-Kosong” jika tak berani membuka penyelidikan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak Kejati Sulbar yang menemui massa aksi.

Adapun lima poin tuntutan AMPAS, yakni:

  1. Membuka penyelidikan terhadap pihak yang diistilahkan “Kosong-Kosong” yang disinyalir mendapat fee 10 persen dari pelaksanaan DAK pendidikan dengan total anggaran Rp 203 miliar.
  2. Meminta untuk memperlihatkan LPJ Bidang SMA & SMK yang dikelola sebanyak 5 persen dari pagu anggaran.
  3. Meminta Gubernur Sulbar menindak tegas bawahan yang melakukan tindak pidana korupsi.
  4. Menuntut Kejati Sulbar bisa profesional dan transparan dalam proses hukum kasus dugaan Tipikor DAK pendidikan Disdikbud Sulbar, baik PSMA maupun PSMK.
  5. Mendesak Kepala Kejati Sulbar agar mengungkap pihak “Kosong-Kosong” dalam kurun waktu 14 hari. Jika tidak, Kepala Kejati diminta mundur dari jabatan.

Reporter: Harly

Editor.    : Mediaekpres.id

Komentar