oleh

Misi Kemanusiaan, Banser Sulbar beri Nama Bagi Bayi Lahir Empat Hari

MAMUJU,MEDIAEKSPRES-id-Gerakan Pemuda Ansor Sulbar masih terus bergerak pada Transisi Darurat Pemulihan (TDP) yang dimulai pada 5 Februari hingga 5 April 2021 yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawes Barat, pasca Gempa bumi yang menimpa wilayah Kabupaten Mamuju dan Majene.

Kali ini, GP Ansor Sulbar kali ini mendatangi Desa Mekkatta kec.Malunda Kab. Majene prov. Sulawesi Barat. Dibawah Komando Kasatkorwil Banser Sulbar, M. Anshar Tahir.

Gerakan Kemanusiaan kali ini, lebih memfokuskan pada pelayanan Kesehatan dan Trauma Healing kepada warga di desa Mekkatta.

Adapun jumlah pasien yang mengalami Gangguan Kesehatan yang diperiksa oleh Banser Husada swbanyak 24 pasien, terdiri dari Bayi, Satu orang, Anak-anak, lima orang
Dewasa, dua belas orang dan Lansia enam orang.

“Dalam waktu yang sama pula kami melakukan kegiatan trauma healing terhadap warga, khususnya anak-anak yan berada di lokasi pengungsian,” ujar Kasatkorwil Banser Sulbar kepada mediaekspres.id di Mamuju, Minggu, Sabtu, (13/03/2021)

Lanjut dia, berharap semoga hasil dari kegiatan tersebut dapat memberikan dampak positif kepada warga yang tersentuh pelayanan kesehatan dan Trauma Healing. Dengan demikian, lanjut Anshar, maka pemulihan tersebut berbasis data agar cepat Teratasi dengan maksimal.

Ia menambahkan, hasil dari Pemeriksaan dan Trauma Healing tersebut memberikan dampak positif buat warga Desa Mekkatta dalam masa Transisi Darurat Pemulihan (TDP) sampai tanggal 5 April 2021.

 

“Trimakasih Banyak juga Kami ucapkan pada salahsatu Warga yang mempercayakan kepada kami Untuk memberikan nama Kepada Anak mereka yang berumur 4 hari berjenis kelamin perempuan. Kami berikan Nama DIANDRA SHAFA WARDHANA,” tmbahnya.

Sementara itu salah satu warga mengatakan, pasokan bahan logistik makin menipis, tidak cukup dan terbatas untuk memenuhi kebutuhan warga masyarakat di Desa Mekkatta, yang sebagian warga masyarakatnya masih bertahan di lokasi pengungsian dengan tenda-tenda sederhana.

Reporter : ST
Editor : mediaekspres.id

Komentar