oleh

M. Syarif Hidayatullah dan Lima Visi Besar untuk PMII

 

JAKARTA, MEDIAEKSPRES.id – PB PMII telah menetapkan 16 nama calon ketua umum yang akan berkontestasi pada Kongres XX di Balikpapan, Kalimantan Timur, Maret 2021.

Salah satu nama yang mencuat adalah M. Syarif Hidayatullah. Mantan Ketua Pengurus Koordinator Cabang PMII Sulsel itu mengantongi nomor urut 01.

Jelang kongres, Syarif mengaku sudah merumuskan lima visi jika nantinya terpilih sebagai Ketua Umum PB PMII.

“Saya telah memformulasikan visi saya jika nantinya terpilih sebagai Ketua Umum PB PMII untuk membawa PMII sebagai organisasi yang maju, mandiri, moderat, partisipatif, dan berdaya saing menuju Indonesia sejahtera dan berperadaban,” jelas aktivis yang akrab disapa Chaliq Msh itu, Minggu, 14 Maret 2021.

Dia mengatakan, visi tersebut merupakan jembatan untuk mencapai tujuan utama PMII sesuai anggaran dasar organisasi, yakni terbentuknya pribadi muslim Indonesia yang bertakwa kepada Allah SWT, berbudi luhur, berilmu, cakap dan bertanggung jawab dalam mengamalkan ilmunya, serta komitmen memperjuangkan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

Lebih jauh, penulis buku “PMII di Era Disrupsi” tersebut menjelaskan bahwa pemilihan ketua umum merupakan pertarungan di wilayah ide dan gagasan untuk kemajuan organisasi, masyarakat, bangsa, dan negara.

Chaliq pun meyakini, semua kandidat Caketum PB PMII memiliki ide dan gagasan yang baik dalam memajukan organisasi.

“Hanya persoalan cara pandang, cara memanajemen, strategi, dan taktik untuk menggerakkan dan memajukan organisasi yang berbeda,” imbuhnya.

Kompetisi Jangan Rusak Persahabatan

Chaliq berharap, kompetisi memperebutkan kursi nomor satu PB PMII tidak sampai merusak persahabatan antarkader.

Ia meminta semua kandidat mengedepankan kata “sahabat”, yang sudah mendarah daging dalam jiwa seluruh kader PMII.

Baca juga:

MSH Diisukan Kader Demokrat Jelang Kongres PMII, Herzaky: Saya Nggak Tahu

“Kita diikat oleh kata Sahabat. Jangan dirusak ikatan itu hanya karena pemilihan Ketua Umum PB PMII. Anggap ini adalah sebuah pertandingan persahabatan. Jangan ada saling memfitnah, jangan ada saling menjatuhkan pribadi.”

“Karena memang kita Sahabat semua. Terlalu suci kata Sahabat itu jika dikotori hanya karena perebutan kepemimpinan di PB PMII,” tegasnya.

Olehnya, ia mengajak seluruh kandidat agar berkompetisi secara sehat.

“Siapapun yang terpilih nanti adalah sahabat kita. Adalah Ketua Umum yang diberi mandat oleh kader melalui Kongres,” jelasnya.

Reporter: Shermes

Editor     : Mediaekspres.id

Komentar