by

Penyebab Proyek Rehab-Rekon di Tapalang Tidak Sesuai Spek

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Pihak PT. Wika Gedung memberikan penjelasan terkait penggunaan bahan material yang tidak sesuai spesifikasi di kegiatan pembangunan Rehab-Rekon SDK Tonimana, yang berada di wilayah Lingkungan Kamaraang, Kelurahan Kasambang, Kec. Tapalang, Kab. Mamuju.

Menurut Tim Lapangan PT. Wika Gedung, Bayu, kesalahan terjadi pada saat pemesanan bahan bangunan di toko, dan pengawas lapangan (Mandor) juga menganggap besi yang di pesan sudah sesuai spesifikasi.

“Dari pihak tokonya dia mengklaim besi 13, ternyata di cek tidak sesuai. Ya harus kita bongkar,” ungkap Bayu, beberapa hari lalu.

Selain itu, Bayu juga membantah penggunaan Subkontraktor dalam kegiatan tersebut. Kata dia, justru tenaga kerja yang digunakan dilapangan adalah pengawas atau Mandor yang juga merupakan orang lokal ‘bersifat pemberdayaan’.

“Sifatnya hanya Mandor disana pak bukan di Subkon. Jadi dia bekerja mengikuti sesuai arahan kami,” jelasnya.

Baca juga: 

Tidak Sesuai Spek Proyek Rehab-Rekon di Tapalang Dihentikan

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Rehab-Rekon Pasca Gempa, Sulthoni menyampaikan, anggaran yang digunakan sekitar 116 milliar dari 35 sekolah.

“SD (Sekolah Dasar) yang banyak. Lokasinya Mamuju-Majene,” ungkapnya.

Reporter: Irwan

Editor : Mediaekspres.id

Comment