MAMUJU TENGAH,MEDIAEKSPRES,id — Setelah hasil pengundian No urut, kandidat calon kepala desa Bambamanurung yang dilaksanakan oleh panitia pilkades Desa Bambamanurung, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah beberapa waktu lalu, M. Anshar Tahir sebagai calon kepala desa Bambamanurung mendapat angka paling hoki yaitu angka satu.
Pada Pilkades Serentak 2021 di ikuti 40 Desa dari 54 Desa Kab. Mamuju Tengah, M. Anshar Tahir mengaku, jika terpilih nanti akan merealisasikan visi misinya selama masa kepemimpinnya. Ia tentu akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang berekonomi maju.
Harapan besar Anshar sapaan akrapnya, agar masyarakat merasakan adil dan sejahtera dengan berlandaskan kepada pemerintah yang bersih, adil dan bijaksana dengan menjunjung tinggi nilai-nilai agama, adat, dan budaya serta sosial kemasyarakatan.
Menurut dia, cara menjadi kepala desa yang baik dan benar dengan mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi.
M. Anshar Tahir yang sebelumnya berprofesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemerintah Daerah Mamuju Tengah, harus memilih dan pilihannya untuk mengabdikan dirinya Pada Desanya dengan mengabdi menjadi kepala desa.
Selain itu, kiprah Anshar yang juga di panggil sang komandan itu, karena menjabat sebagai Kepala Satuan Koordinasi Wilayah Barisan Ansor Serbaguna (Ka.Satkorwil Banser) Sulawesi Barat.
Kiprah di organisasi Banom Nahdalatul Ulama (NU) itu mengantarkannya untuk menjadi manusia yang, halaqah, istiqamah dalam pengabdian kepada masyarakat, apatah lagi komunikasi dalam hal penguatan penguatan Sosial Kemasyarakatan Anshar sudah tidak diragukan lagi mulai dari pemerintah kabupaten hingga pemerintah provinsi dan pusat.
Tentu sepak terjang Anshar, mendorong diriinya untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa dengan dengan visi terwujudnya Desa Bambamanurung yang Aman, Sehat, Sejahtera dan Religius.
M. Anshar Tahir, anak dari pasangan, Ir. M. Tahir. S dan Hj. Nurliaty Ali dan memiliki sorang istri bernama Galuh Prihandini dan 3 orang anak. Anak pertmanya bernama, Shafa Kamila Ramadhani. AT, Kedua, Ajeng Kamaratih Hayuningtyas.AT, Ketiga, Gendis Kiannayu Zanithaqisya.AT.
M. Anshar Tahir lahir di desa Pasa’bu, kecamatan Tapalang Barat kabupaten Mamuju. Ia menempuh jenjang pendidikan akhir di perguruan tinggi Universitas Tomakaka dengan jurusan ilmu pemerintahan dan sekarang melanjutkan Program Pasca Sarjana Pada Stie Amkop Makassar.
Menurut M. Anshar Tahir saat di wawancarai di Mamuju beberapa waktu lalu Mengatakan, bahwa untuk menjadi seorang Pemimpin itu harus Ber Integritas, bekerja keras berpikir dan berbicara tentang solusi dari berbagai persoalan yang di hadapi, dan paling penting menjadi seorang pemimpin itu harus siap mengatur dan siap diatur, karena pemimpin itu bukan penguasa melainkan pelayan Masyarakat.
Ia menekankan, bahwa yang harus di ingat bahwa identitas adalah indikator utama integritas seorang individu.
Oleh karena itu ia memilih visi untuk menjadikan Desa Bambamanurung yang “ANSHAR” Aman, Sehat, Sejahtera dan Religius.
“Namun yang utama adalah pemimpin itu, harus memiliki Integritas yang baik, sifat kerendahan hati, kejelasan dan keberanian. Karena sesungguhnya martabat tertinggi Adalah kemanusiaan,” kata Anshar kepada media ekspres.
Desa Bambamanurung memiliki luas wilayah kurang lebih 9 km2, 302 kepala keluarga dan 1.024 Jiwa, berada pada jalan poros Topoyo – Karossa Kabupaten Mamuju Tengah.
Pertanian dan perkebunan menjadi pekerjaan utama penduduk desa. Jagung, sawit, dan tanaman semusim yang biasa disemai warga menjadi komoditas andalan dari sektor perkebunan.
Reporter : Chandra
Editor : Mediaekspres.id
“Hal-hal pedesaan adalah akar penting dari kehidupan kita – dan itu tetap berlaku bahkan dari peradaban perkotaan yang tragis dan tak berakar. Hidup secara permanen jauh dari desa adalah bentuk kematian yang lambat,”
Esther Meynell
Komentar