by

Lantik PPK, Hamdan: Jangan Ada Gerakan Tambahan!

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat melantik 55 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pilkada 2020.

Pelantikan tersebut digelar di Asrama Haji Mamuju, Sabtu (29/2/2020).

Acara diawali dengan pembacaan doa pengambilan sumpah janji jabatan yang dipimpin langsung Ketua KPU Mamuju, Hamdan Dangkang.

Setelah itu, dilanjutkan penandatanganan berita acara sumpah janji, sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) yang secara simbolis diberikan kepada perwakilan PPK.

Dalam kesempatan tersebut, Hamdan Dangkang berharap seluruh anggota PPK dapat bekerja cerdas.

Cerdas yang dimaksud Hamdan, yakni mampu memahami aturan PKPU sebagai pedoman penyelenggara Pemilukada.

“Saya harap PPK bertindak adil dan juga harus cerdas dalam membawa posisi anda,” kata Hamdan kepada 55 anggota PPK dari 11 kecamatan di Mamuju itu.

“Kami tidak mau orang yang bodoh, kami mau yang cerdas pintar membaca PKPU, cerdas dalam menemukan solusi ketika ada permasalahan,” sambungnya.

Hamdan mengingatkan bahwa aturan biasanya tidak berbanding lurus dengan kenyataan di lapangan.

Selain itu, penyelenggara tingkat kecamatan tersebut harus berjiwa demokratif.

Hamdan mengambil contoh soal perjalanan dinas PPK. Ia meminta perjalanan tersebut tidak didominasi oleh ketua saja.

“Jangan hanya ketua saja (perjalanan dinas), anggota juga harus dilibatkan!” ingatnya.

Selain itu, pihaknya akan memberlakukan pembagian kerja divisi, mengikuti mekanisme di tingkat kabupaten.

Namun begitu, Ketua KPU mengingatkan jika sistem kerja PPK bersifat kolektif-kolegial.

“Ketika misalnya divisi data bermasalah bukan cuma divisi data yang menanggung, tapi yang lain juga ikut tanggung jawab,” jelasnya.

KPU Mamuju juga menekankan kepada PPK untuk mengawal Pilkada Mamuju 2020 agar berlangsung aman.

Salah satunya, tidak banyak melakukan “gerakan tambahan”. Netralitas mesti terjaga dengan tidak mengistimewakan salah satu pihak.

“Jangan ada gerakan tambahan. Tidak amannya Pilkada itu biasanya karena penyelenggara tidak netral,” tegas Hamdan.

Senada itu, Wakil Bupati Mamuju, Irwan Pababari yang hadir di pelantikan mengatakan, sesuai amanah undang undang dan PKPU, anggota PPK harus berdiri di titik nol.

“Jangan condong ke kiri dan ke kanan, ke depan atau ke belakang, atas atau bawah. Harus steril dan berimbang,” ujar Irwan.

Terakhir, Irwan menyemangati para anggota PPK sebelum memulai pekerjaan mengawal Pilkada Mamuju 2020.

Reporter: Lucky
Editor : Harly

Comment