by

LAKIP RI: Seharusnya Saiful Bahri Tidak Ikut Tersangka

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Lembaga Pengawasan Kinerja Pemerintah Republik Indonesia (Lakip RI) menilai penetapan Saiful Bahri atau mantan Kepala Desa (Kades) Tadui sebagai tersangka tindak pidana korupsi alih fungsi hutan lindung, seharuhnya tidak dilibatkan atau dianggap kurang tepat.

Demikian dikatakan ketua Lakip RI, Aldin Moh. Natsir, karena Saiful Bahri tidak ada hubungannya atau tidak ikut serta dengan terbitnya sertifikat tanah 611 tahun 2017 atas nama Hj. Imelda Pababari, dengan luas lahan keseluruhan kurang lebih 10.370 meter persegi.

Dijelaskan, kronologis sesuai dengan copy scaner dokumen yang dipegang Aldin, bahwa sertifikat 611 adalah hasil pemecahan dari SHM Nomor 592 atas nama Hj. Nur Aisyah Asnuddin, tahun 2014 (sertifikat induk) dengan luas 18.070 meter persegi. Kemudian selanjutnya BPN Mamuju melakukan pemecahan sertifikat induk tersebut — sehingga lahirlah (terbit) sertifikat nomor 611 atas nama Hj. Imelda Pababari, dengan luas 10.370 meter persegi.

Lebih lanjut dijelaskan, sertifikat 611 terdiri dari 9.170 tercatat masuk dalam kawasan hutan lindung dan 1200 meter persegi Area Pengguna Lain (APL).

“Selanjutnya melalui Notaris, Hj. Imelda Pababari telah mengembalikan kepada Negara kawasan yang masuk hutan lindung seluas 9.170 meter persegi. Sehingga BPN mencatat dalam sertifikat 611 luasannya menjadi 1200 meter persegi (APL),” jelas Aldin Moh. Natsir, Rabu (03/08/22).

Dokumen Aldin

Olehnya itu, sesuai dengan kronologis diatas, Aldin menyimpulkan bahwa sertifikat 611, didalamya tidak termasuk wilayah kawasan hutan lindung. Selain itu kronologis yang dijelaskan Aldin, bahwa sporadik yang ditandatangi Saiful Bahri selaku Kades Tadui Saat itu bukan dasar terbitnya sertifikat 611, karena sebelumnya sudah terlolak oleh BPN Mamuju dengan alasan sertifikat 592 sudah terbit lebih dulu.

Baca juga

Kejati Sulbar Dituntut Tidak Diskriminasi

“Dengan demikian Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat (Sulbar) dapat memahami bahwa Saiful Bahri tidak ikut serta dalam kasus tersebut,” tutup Aldin.

Reporter: Irwan

Editor : Mediaekspres.id

Comment