by

May Day 2022, SBSI Sulbar: Masih Banyak Buruh Digaji di Bawah Standar Upah Minimum

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) menemukan masih banyak pekerja digaji di bawah standar upah minimum di Sulawesi Barat (Sulbar).

Hal tersebut disampaikan Sekretaris SBSI Sulbar, Ashari Rauf, Minggu (01/05/22).

Menurut Ashari Rauf, ada beberapa perusahaan di Sulbar yang memberikan gaji kepada buruh atau pekerja di bawah standar upah minimum. Salah satunya perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian bahan bakar minyak atau SPBU dan beberapa perusahaan kecil. Bahkan kata Dia, ada SPBU yang memberikan upah tidak sesuai dengan slip gaji yang ditandatangani pekerja.

“Kami menemukan ada Pertamina, yang gajinya sangat rendah. Lucunya, slip gaji yang mereka tandatangani tidak sesuai,” ungkap Ashari.

Olehnya itu, dalam momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, SBSI selaku federasi serikat buruh — akan terus mendorong agar pekerja mendapatkan upah yang layak dan memastikan perusahaan memberikan jaminan kesejahteraan, serta jaminan sosial.

“Yang pasti dorongan kami, seperti upah yang harus layak, perushaan tidak boleh abai terhadap kesejahteraan buruh dan pekerja, jaminan sosialnya juga, dll.” terangnya.

Apalagi, lanjut Ashari, mengingat kondisi harga kebutuhan bahan pokok yang meningkat. Pasti berdampak terhadap kaum buruh, terutama pekerja yang digaji di bawah standar upah minimum.

“Nah, itu dia. Makanya, ini yang terus kami suarakan.

Kebutuhan pokok meningkat, sementara gajinya masih banyak yang di bawah standar,” pungkasnya.

Reporter : Irwan

Editor : Mediaekspres.id

Comment