oleh

Anggaran Penanganan Covid-19 Sulbar Capai 70-an Milliar, Gubernur Minta Tambah

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Realisasi penggunaan dana penanganan covid-19 di provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) capai Rp 78.012.619.088 atau 8,03 persen dari total Dana Alokasi Umum (DAU).

Dana tersebut telah di setujui oleh DJPK pada tanggal 27 Maret 2021 setelah dilakukan perbaikan. Dimana sebelumnya pada tanggal 18 Maret 2021 DJPK menyarankan untuk dilakukan perbaikan dan penyempurnaan dari hasil pelaporan sebesar Rp 85.240.839.125 atau sebesar 8,78 persen sesuai pemetaan dan hasil inventarisasi program dan kegiatan tiap OPD.

Olehnya itu, Habibi membantah apabila ada informasi bahwa dana penanganan covid-19 mengendap di BPKPD. Sebab dana tersebut sudah terbagi ke seluruh OPD dalam bentuk program kegiatan.

Lewat press release, Jumat (20/08/21).
Kabid Akutansi BPKP Sulbar, H. Habibi Azis juga menyampaikan, terkait penganggaran penanganan covid-19 dengan mencermati perkembangan covid-19 di Sulbar maka akan dilakukan peninjauan kembali terhadap alokasi anggaran penanganan covid-19.

“Gubernur meminta untuk menambah anggaran penanganan covid-19. Untuk mencari alokasi anggaran. Targetnya 25 milliar,” ungkap Habibi.

Baca juga

Kesal, Pemilik Material Bongkar Lantai Tenda Layanan Darurat RSUD Sulbar 

HMI MPO Cabang Mamuju Tuntut Transparansi Dana Covid-19

Selain itu Habibi juga membeberkan terkait dengan utang biaya penanganan covid-19 akan dibayarkan sekitar 33 milliar dalam waktu dekat ini.

“Intinya adalah jika SKPD mengajukan permintaan anggaran tidak serta merta di ACC karena harus di review melalui inspektorat. Hasilnya itu akan dirapatkan lagi kembali dengan pimpinan, apakah layak di bayar,” jelasnya

Kemudian sekaitan dengan miskomunikasi soal penggunaan anggaran penanganan covid-19. Habibi menyampaikan bahwa hal tersebut sudah dirapatkan bersama dengan OPD terkait.

“Jadi saya tindak lanjuti kemarin bahwasanya ada miskomunikasi itu betul. Sehingga saya komunikasi dengan OPD nya, saya sudah rapat kemarin,” pungkasnya.

Reporter: Irwan

Editor : Mediaekspre.id

Kesal, Pemilik Material Bongkar Lantai Tendal Pelayanan Kesehatan Darurat Covid-19

Komentar