MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Network for Indonesian Democratic Society (Netfid) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar pelatihan kepemimpinan dan komunikasi di hotel Mamuju Beach, Minggu (4/10/2020).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Mewujudkan Jiwa Kepemimpinan Pemuda dalam Mengembangkan Sikap Kritis yang Beretika Menuju Generasi Sinergi.”
Pelatihan ini diikuti puluhan pemuda dari perwakilan organisasi keprmudaan, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi daerah.
Dalam sambutannya, Ketua Netfid Sulbar, Wais Warkoni menjelaskan, pemahaman soal kepemimpinan dan komunikasi sangat penting untuk generasi muda.
Olehnya, Wais berharap, hasil pelatihan tersebut mampu diimplementasikan oleh pemuda, dalam dunia kampus, pergerakan dan masyarakat.
“Kita berharap kegiatan ini mampu menambah pengetahuan baru hingga diimplementasikan dalam dunia kampus, pergerakan dan masyarakat,” ujarnya.
Wais pun mengungkapkan bahwa pemateri yang mereka hadirkan, berasal dari unsur pemerintah, akademisi, dan jurnalis.
Sementara Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sulbar, Muhammad Hamzih menyinggung perlunya seorang calon pemimpin untuk punya karakter kuat.
“Kita harus punya karakter, yakni kejujuran bagi seorang manusia,” imbuh Hamzih.
Selain itu, Kadispora juga mengingatkan agar dalam berinteraksi harus mengedepankan etika.
“Malaqbi. Itu ciri kita sebagai orang Sulbar, ingat filosofi mellete diotonganan. Tanamkan dalam diri bahwa Anda punya darah Sulbar,” jelas Hamzih.
Pada kesempatan itu, dirinya juga kembali mengenang masa perjuangan pembentukan Provinsi Sulbar.
Semangat pemuda waktu itu, menurut Hamzih, patut ditiru oleh generasi muda sekarang.
Terakhir, ia meminta pelatihan kepemimpinan dan komunikasi itu dapat menjadi bahan evaluasi para aktivis kampus di dunia pergerakan.
Sekadar diketahui, Netfid merupakan salah satu lembaga yang turut memantau proses pemilu maupun pilkada.
Reporter: Shermes
Editor : Mediaekspres.id
“Jangan bosan bicara tentang kebenaran, agar demokrasi tak berakhir dengan kesia-siaan.”
Najwa Shihab
Komentar