oleh

Solidaritas Korban Banjir Masamba, Komunitas KPA Mamasa Galang Dana

MAMASA, MEDIAEKSPRES.id – Bencana alam yang menimpa warga di Masamba, Luwu Utara mengundang keprihatinan sejumlah pihak di Mamasa, Sulawesi Barat. Puluhan pemuda dari berbagai Komunitas Pencinta Alam (KPA) turun ke jalan, menggalang dana untuk korban banjir.

Penggalangan dana ini dilakukan dalam aksi solidaritas yang digelar di Simpang Lima Kota Mamasa, Rabu sore (15/7/2020).

Dengan bemodalkan kardus bertuliskan “solidaritas korban banjir bandang Masamba”, puluhan pemuda itu rela berada di tengah jalan meminta sumbangan dari sejumlah pengguna jalan.  Aksi ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas untuk kemanusiaan terhadap korban banjir yang saat ini masih mebutuhkan bantuan.

“Ini inisiatif dari dari semua Komunitas Pencinta Alama yang ada di Mamasa, dengan melihat situasi kondisi yang dialami sejumlah korban banjir tak sedikit dari mereka yang kehilangan tempat tinggal bahkan sanak, saudara, sebagai manusia bisa tentu hal itu mengundang keprihatinan kita semua sehingga penggalanan dana ini kami lakukan,” ungkap penanggung jawab penggalangan dana, Jepri.

Baca juga:

Menurutnya, aksi yang mereka lakukan setidaknya dapat meringankan beban keluarga yang jadi korban banjir sebagai bentuk kepedulian. Belum diketahui berapa jumlah dana yang sudah terkumpul karena aksi penggalan masih terus dilakukan, namun Jepri,mengaku sumbangan yang diperoleh akan disalurkan langsung ke Masamba.

“Jika sudah dana yang kita kumpulkan sudah maksimal kami akan segera salurkan, mengingat korban saat ini betul-betul membutuhkan bantuan,” katanya.

Bajir Bandang yang melanda wilayah Masamba, Kabupaten Luwu Utara terjadi Senin 13 Juli tepatnya pada  malam hari sekitar pukul 21.00 WITA.

Bencana tersebut mengakibatkan ratusan rumah rusak parah. Dari data yang dihimpun, hingga saat ini sebanyak 9 Korban meninggal, 23 orang hilang dan sekitar 15 ribu warga mengungsi.

Reporter: Firdha Mutmainnah

Editor     : Mediaekspres.id

Kata bijak “Kesejahteraaan memberikan peringatan, sedangkan bencana memberi nasihat.”

Socrates

Komentar