Sedangkan masa karantina untuk warga dari perantauan yang awalnya hanya 14 hari menjadi 19 hari, yang dilakukan di rumah karantina ataupun rumah mereka. Setiap hari Kamis, Bidan Ida bersama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa melakukan pemantauan dan edukasi kerumah-rumah warga.
“Kami bersama Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa setiap hari Kamis selalu melakukan pemantauan dan edukasi, dan hari kamis itu kami sebut hari ketemuan,” terang Ida kepada Mediaekspres.id, Rabu (03/06/20).
Sementara menurut salah satu Aparat Desa Adolang, yang juga petugas posko Covid-19, Masriani Herman, jumlah warga pendatang sudah menurun di desanya.
“Sewaktu akan memasuki, hingga bulan Ramadhan warga melakukan isolasi mandiri hingga puluhan warga, namun saat ini hanya dua warga yang melakukan karantina mandiri,” tutup Masriani.
Reporter: Taslan S
Editor : Mediaekspres.id
Komentar