oleh

Kegiatan Akademik Faperta Unika Mamuju, Focus Pemulihan Ekonomi dan Pendidikan

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Fakultas Pertanian (Faperta) Unika Mamuju melaksanakan kegiatan akademik dengan berkaloborasi Pokja Diknas Pendidikan.

Kegiatan kaloborasi yang dilaksanakan, salah satunya melalui Praktik Lapang Terpadu yang dirangkaian dengan pemulihan ekonomi masyarakat korban gempa di Kabupaten Mamuju.

Dekan Faperta Unika Mamuju, Haedar Harun, S.PdI, M.Pd mengungkapkan, ada sekitar 80 relawan yang terdiri dari mahasiswa, relawan, alumni dan dosen lingkup Faperta Unika yang diturunkan dalam menyukseskan program yang di beri nama “Taki Miguru II” dan disebar di 5 kecamatan termasuk wilayah Pulau Karampuang.

“Taki Miguru II dengan sasaran 5 Kecamatan di Kabupaten Mamuju yaitu Kecematan Tapalang Barat, Tapalang, Simboro, Mamuju Karampuang dan Kecamatan Kalukku dengan sasaran anak-anak sekolah, orang tua dan guru,” kata Haedar di acara pelepasan mahsiswa PL terpadu ruang seminar FKIP, Sabtu (27/03/21).

Lebih lanjut Haedar Harun mengatakan, secara spesifik program Takimiguru II tersebut fokus pada pemulihan ekonomi masyarakat korban gempa di Kabupaten Mamuju, membangkitkan kembali motivasi belajar anak-anak, orang tua dan masyarakat melalui pembelajaran dan praktik langsung pembuatan produk-produk lokal berbasis potensi bahan baku di desa, produk UMKM di sektor Agribisnis Pertanian seperti produk olahan Kerupuk Kelor Balado, Tortila Bandeng, Donat dan es krim Ubi Ungu, produk pupuk organic dan produk lainnya.

“Program Takimiguru ini adalah program berlapis-lapis, Takimi’guru 1 fokus pada pendidikan dan trauma healing, TakiMi’Guru 2 fokus pada bangkitkan perekonomian masyarakat pasca gempa dan Takimiguru 3 sebagai Pemuda Penggerak Desa,” jelasnya.

Saat ini, kata Haedar, pihaknya juga masih membuka donasi untuk para donatur yang ingin berpartisipasi dan menyumbangkan untuk program kemanusiaan Takimiguru.

“Praktil Lapang Faperta Unika ini luar biasa. Seumur-umur baru pertama kali kegiatan akademik di dalamnya ada kegiatan kemanusiaan, kegiatan kedua setelah FKIP di takimiguru I, saya berharap gunakan momentum terbaik ini dilapangan dengan tetap menjaga komitmen akademik,” ujarnya.

Faperta Unika Mamuju mengharapkan kepada mahasiswa agar mampu memahami kondisi masyarakat di lapangan, dengan berfikir dan bertindak dalam ruang akademik. Dengan melihat kondisi Sulbar yang baru saja mendapatkan ujian gempa bumi 6,2 SR pada pertengahan Januari 2021 yang berdampak hampir pada semua sektor, terutama sektor ekonomi dan pendidikan.

Untuk diketahui, program tersebut merupakan kolaborasi dukungan dari berbagai pihak seperti Pemkab melalui Pokja Pindidikan Kabupaten Mamuju, Save the Children, Faperta Unika Mamuju, ACT, Mcinemaid dan karewata.com yang sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan melalui paket sembako sebagai bahan olahan produk, paket belajar, buku, tas, alat tulis, masker, handsanitizer, lampu belajar dan susu formula.

Reporter: */Tompo

Editor : Mediaekspres.id

Komentar