JAKARTA, MEDIAEKSPRES.id – Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama menanggapi sentilan pengurus Sapma Pemuda Pancasila, Arnol Topo Sujadi, terkait dirinya yang disebut tidak gentleman.
Sebelumnya, Arnol menuding Haris menunjukkan sikap tidak gentleman dengan meninggalkan arena Musda KNPI Sulbar, tanpa memberi informasi yang jelas.
Haris menganggap pernyataan Arnol itu tidak tepat.
“KNPI punya banyak agenda lain, kegiatan saya sedang padat-padatnya. Jadi Arnol ini jangan asal ngomong!” tegas Haris via telepon, Selasa (27/10/2020).
Baca juga:
Ketua Umum KNPI tersebut pun menjelaskan, DPP meninggalkan Sulbar karena proses musda tak bisa dilanjutkan.
Alasannya, panitia penyelenggara dinilai tidak siap dalam melaksanakan Musda IV KNPI Sulbar. Hal itu ditandai dengan tidak adanya draft musda, proses registrasi dan undangan OKP yang tidak berjalan secara baik, serta tidak ada jaminan kesiapan pelaksanaan.
Bukan hanya itu, Haris juga menemukan ada sekira 40 mandat OKP yang diduga dipalsukan.
“Kalau begini kan memang musda tidak bisa dilanjutkan, sementara DPP KNPI punya agenda lain di beberapa daerah,” ujar Haris yang mengaku sedang berada di Bangka Belitung itu.
Namun, Haris meminta pemuda Sulbar bersabar.
Dia memastikan, Musda IV KNPI Sulbar akan tetap terlaksana di bawah tanggung jawab DPP.
“Musda ini akan tetap dilaksanakan di bawah tanggung jawab DPP KNPI,” imbuhnya.
Haris Pertama juga mengingatkan agar jangan ada pihak yang melakukan provokasi, karena bisa berimplikasi ke pelanggaran hukum.
Reporter: Shermes
Editor : Mediaekspres.id
“Pemuda yang belum menangis itu buas, dan lelaki tua yang tidak akan tertawa itu bodoh.”
George Santayana
Komentar