MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (PPK-UKM) Provinsi Sulawesi Barat, Amir Maricar, saat dikunjungi di ruang kerjanya menjelaskan tentang Berbagai Macam program Di OPD yang ia pimpin Selama masa Pandemi COVID 19.
Kami Terlibat dalam Tim gugus Tugas Covid 19 ini Berfungsi dalam Pengangan Ekonomi masyarakat Yang Terdampak Covid 19 Tersebut. Di sini kami Ada 4 kegiatan prioritas, diantaranya:
1. Pengadaan Bahan Pokok
2.pemberian Insentif pada pelaku Usaha IKM,UMKM, dan Koprasi
3.pemberian Stimulus Pada Pelaku Usaha.
Ini tujuannya untuk menghidupkan Kembali Perekonomian Masyarakat. Seperti Yang Kita Ketahui, bahwa 97 Persen pekerja itu bekerja Disektor UMKM. nah sebetulnya ini Menjadi penunjang Utama Perekonomian Di Indonesia.
Jadi sejauh ini Sudah Kita Lakukan Pengadaan Sembako Sebelum ramadhan sebelum Ada Perintah Refokusin atau SKB, pak Gub Sudah Mengambil Inisiatif melalui OPD Yang Ada, Agar Sama Sama Menyumbang untuk Pengadaan Sembako. dan Terkumpullah anggaran yang kemudian diserahkan Kebulog lalu Dipaketkan dalam Bentuk Sembako 3.400 paket.
dengan nilai masing- masing Rp.150.000 per paket Sembako.
Mengenai penyalurannya, pemerintah melibatkan semua kelurahan se Kabupaten Mamuju Ada 14 Kelurahan yang Kami Bagikan. dalam Hal Ini pemerintah Fokus ke Kelurahan Dulu Karna Kelurahan tidak memiliki sumber Anggaran Di Kelurahan Untuk Hal seperti Ini, berbeda Dengan Desa, Mereka Memiliki Sumber Dana Desa yang Mereka Bisa Alokasikan untuk Pengadaan bahan Pokok Seperti ini.
Persoalan Mekanisme Pendataannya tentu Kami Serahkan Kepada Pihak Kelurahan Untuk Melakukan Pendatan Dengan Tetap mengacu Pada Regulasi Yang Telah Ada.
“Lanjut Disampaikan, Setelah kami Salurkan Ke Kelurahan secara Keseluruhan, Ternyata Dari Total paket sembako Yang Ada, masih tersisa 400 paket. Kesisahan tersebut kita Salurkan ke Kab. Mamuju Tengah. Berkat Persetujuan dari Bapak Bupati Mamuju tengah, Sembako Tersebut disepakati Untuk mereka Salurkan Ke Desa pontana Kayyang yang Saat Itu Masuk Dalam Zona Merah atau Klaster terbanyak yang Terpapar Disease Covid 19 di Provinsi Sul-bar.
Dalam Proses penyaluran Kemarin kami menerima Laporan Bahwa banyak Warga Yang mengeluh Karna Tidak Kebagian sembako mereka Menuntut Untuk Juga Diberikan bantuan yang Sama.
Secara Kebetulan juga pemerintah pusat kemudian mengeluarkan Perppu no 1 tahun 2020 TTG Refocusing Anggaran Untuk Penanganan COVID 19 ini.
Berdasarkan aspirasi dari Masyarakat, Kami kembali Menganggarkan untuk Pengadaan sembako yang Kemudian Kami salurkan ke semua kabupaten.
Paling Banyak Kuota paket memang kabupaten Polman Karna masyarakat disana juga jauh lebih Banyak dibandingkan Dengan Kabupaten Lainnya yang ada Diprovinsi sul-bar
Di Kelurahan Tinambung, Batu Laya Kandemeng, juga menuntut ke kami selaku pemerintah.
Mereka Mengatakan saat ini Jangankan Mau Usaha, untuk belanja Saja Yang Uangnya Uang Kami Sendiri itu Susah Sekali Kami belanjakan Karena kios Dan penjual Lainnya tidak Menerima Uang Kami Karna Dianggap rawan Covid.
Nah atas Segala Indikator Diatas, Kami Bentuklah Tim untuk mendata kelompok UMKM yg ada.
Dari 100 persen data Yang Masuk ke kami itu kami Hanya Ambil 30 persen dan 70 persen sisanya tetap kita serahkan ke Kab Yang agar Kemudian Ditingkat Kabupaten Juga bisa Menganggarkan program Yang sama.
Nanti Kita Liat perkembangannya kalau Memang Anggaran Kita Masih Memungkinkan, Baru Kami Tambahkan Kouta masing- masing kabupaten.
Karna kami lihat Ada Juga Kabupaten yang Tidak Menganggarkan untuk program Seperti ini seperti pasang kayu misalnya .
Selain Itu disampaikan Pula Oleh kepala Bidang perindustrian bapak Akbar di tempat Yang Berbeda, Bahwa Proses Penyaluran dana stimulan tersebut Diatas Bagi Para Pelaku UMKM,IKM ,Dan koperasi. akan Disalurkan langsung Ke rekening Masing-Masing penerimanya. Hal Ini kami Kira adalah bagian Dari Pada upaya pemerintah untuk mencegah Hal-hal yang dapat menimbulkan penyalahgunaan wewenang sekaligus untuk Memberitahukan Kemasyarakat Bahwa pemerintah Sejauh Ini sudah Berupaya semaksimal mungkin dalam hal Memberikan. (ADV)
Quotes of the day “Untuk bebas tidak hanya membuang satu rantai. Tetapi untuk hidup dalam rasa saling menghargai dan memperbesar kebebasan orang lain.”
Nelson Mandela
Komentar