MEDIAEKSPRES.id – Di kampung halaman, ayam berkeliaran, ia menghabiskan harinya mencari makan. Senja tiba ayam mencari pohon tuk tempat tidurnya. subuh hari ayam bangun dari tidurnya — kukuruyuk bunyi merdu mendayu-dayu — pertanda shalat subuh bagi muslim akan dimulai.
Malaikat memasuki rumah-rumah bagi manusia yang sudah bangun dari tidur yang lelap, menghantar rezeki rahmat dari Allah SWT di subuh hari, bersiap untuk melaksanakan kewajiban sebagai muslim. Gema adzan merdu berkumandan pertanda shalat segera akan dimulai.
Ayam pun turun dari pohon. Mencari makan atau sisa yang dibuang oleh sang ibu. Ayam datang mematuknya sesekali dimuntahkan lalu dipatuknya lagi. Begitu seterusnya hingga ayam itu siap bergenrasi atau disembeli.
Di tempat lain ayam diternak, tentu untuk konsumsi sehari-hari dan bisnis.
Di pasar para pengonsumsi daging ayam bertandang, beli ayam per kilo untuk disantap.
Seperti yang terlihat pada gambar ini. Seekor ayam yang sudah dipotong beberapa bagian siap dipanggang menggunakan sabut kelapa, jangan gosong ya!
Api membara beri panas pada daging hingga matang.
Sajian tersenderi hingga resep bumbunya nikmat terasa namun belum tentu nikmat pada orang lain. Sebab rasa di lidah berbeda.
Di restoran ayam dipanggang dengan resep jitu, buat orang berdatangan menyantapnya.
Ayo menyantap ayam panggang, menu buka puasa. Sisanya untuk sahur. He..he..
Safa Madani,
Senin, 18 Mei 2020
Penulis: Chandraqa
Quotes of the day “Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”.
Imam Al-Ghazali
Komentar