PMII Polman Minta Copot Kabag Humas ‘Raja Tega’

POLMAN, MEDIAEKSPRES.id – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Polewali Mandar (Polman) merasa dikecewakan dan tidak di hargai oleh Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Pemerintah Kabupaten Polman, Jumadil.

Sekretaris 1 Cabang PMII Polman, Asrul mengaku kecewa dengan sikap Kabag Humas dan Protokol Polman yang telah mengutak atik susunan acara kegiatan PMII tanpa sepengetahuan panitia Dialog Publik dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) PMII Ke-62 Tahun.

Selain kecewa, Asrul juga mengaku kesal karena Kabag Humas menganggap dirinya si “Raja Tega”. Hal itu dilontarkan Kabag Humas lewat pesan whatsapp saat membalas pesan dari Sekretaris 1 Cabang PMII Polman.

“Saya kesal karena Kabag Humas ini mengklaim dirinya Raja Tega dengan emoji tertawa. Inikan menambah kekesalan kami yang sebelumnya sudah merasa tidak di  hargai,” kesal Asrul.

Menurut Asrul, sebelumnya Kabag Humas telah mengesampingkan PMII yang melaksanakan kegiatan di Ruang Pola Kantor Bupati pada Senin, 25 April 2022 kemarin. Dengan meminta MC menghapus (atau tidak dibacakan) sambutan Ketua PMII dan Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Polman pada saat kegiatan akan dimulai, tanpa koordinasi dengan panitia. Sehingga kegiatan yang bertema ‘DEMOKRASI BERKEADABAN: Menyonsong Pemilu Serentak 2024’ langsung di buka Bupati Polman.

Baca juga

Perubahan Nama Bandara Tampa Padam, PMII Minta Akomodir Keinginan Masyarakat

Peringati Harlah ke-62, PMII Mamuju Lakukan Kegiatan Sosial

“Sebelumnya bupati sendiri yang meminta kegiatan kami dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Bupati. Tetapi tidak tau kenapa Kabag Humas ini seenaknya merubah susunan kegiatan sedangkan ini bukan kegiatannya Pemda. Dan saat saya minta klarifikasi ke beliau terkait alasannya, justru di jawab dengan bahasa yang tidak menyenangkan,” ungkap Asrul kepada media ini, Selasa (26/04/2022).

Perlakuan Kabag Humas tersebut dinilai sebuah bentuk penghinaan dan mencederai lembaga PMII. Sehingga Asrul meminta kepada Bupati Polman untuk mencopot Kabag Humas, karena dianggap tidak layak mengembang tugas dengan baik.

“Kabag Humas ini layak di copot karena tidak bisa menjaga kehormatan Pemerintah Daerah, dengan bersikap arogan dan tidak humanis dalam menjawab pernyataan saya. Seharusnya beliau bersikap adem menanggapi kami yang lagi di buat kecewa, bukan malah melontarkan jawaban yang merendahkan kami,” tegas Asrul.

Reporter: Irwan

Editor : Mediaekspres.id

Comment