oleh

PWNU Sulbar Layangkan Surat Terbuka Tolak Ceramah Ustaz Khalid Basalamah

MAMUJU, MEDIAEKSPRES.id – Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Sulbar melayangkan surat terbuka kepada Forkopimda Sulbar, perihal penolakan ceramah Khalid Zeed Abdullah Basalamah dalam acara Halal bi Halal.

Dalam surat bernomor 019/PW/A.1.01/05/2020 menjelaskan bahwa Ustaz Khalid Basalamah tidak tepat jika bercermah di Sulbar. Sebab Sulbar dalam sosio kultur budaya, syarat dengan kearifan kemandaran dan kultur spritualitas sufisme.

Sehingga di dalam kehidupan hingga hari ini, tidak ditemukan pertentangan antara agama dan budaya, agama dan kemasyarakatan, bahkan agama dan pemerintah.

“Hal itu terjadi Karena kearifan lokal para ulama pendahulu, membangun tatanan sosio kultur budaya di Mandar,” tulis Ketua Tandfiziah, DR. H. Andnan Nota pada surat itu, Kamis (28/5/2020).

Lanjut Andnan Nota, ulama di Mandar, seperti KH. Abdurrahman Kamaluddin (To matindo di Pulo tosalam Binuang), KH. Muhammad Tahir (Imam Lapeo), KH. Syekh Abdul Mannan (Tomatindo di Salabose), KH. Abdurrahman Ambon Dalle (Pendiri DDI) dan ulama sepuh lainnya, sangat dekat dengan ritual dan tradisi keagamaan masyarakat Sulbar.

Komentar