PASANGKAYU,- DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) mengambil langkah tegas terhadap para petugas partai dan kadernya, yang tidak mendukung usungan Partai pada Pilkada di Provinsi Sulawesi Barat.
Langkah tegas itu berupa sanksi kepada kader dan petugas partai PDI Perjuangan yang tidak bekerja, mendukung usungan PDIP di Pilkada Gubernur maupun Pilkada Kabupaten di Provinsi Sulbar.
Hal itu disampaikan Sekretaris DPD PDI Perjuangan, Charles pada Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus), Provinsi Sulbar, yang digelar di kabupaten Pasangkayu, Jum’at, 18 Oktober 2024.
Rakerdasus itu, dilaksanakan bertujuan untuk mengkonsolidasi kekuatan partai untuk menghadapi Pilkada yang diusung oleh PDI-Perjuangan.
Carles bilang, kader dan petugas partai di PDI-Perjuangan se Sulbar, untuk memenangkan pilkada, harus dengan cara yang benar sesuai regulasi yang telah ditetapkan. Selain itu, memberikan pendidikan politik yang benar kepada rakyat.
Baca Juga : Kembalikan formulir ke PDIP, Charles Wisman: PHS pemimpin berpengalaman
Charles menghimbau, kepada segenap kader, petugas partai, baik yang ada di legislatif, agar disiplin untuk memenangkan calon yang diusung PDI Perjuangan. Selain itu, para kader terus bergerak melakukan, sprit gotong-royong untuk memenangkan pilkada Gubernur dan bupati di Provinsi Sulawesi Barat.
“Bagi kader dan petugas partai yang tidak disiplin akan dikenakan disiplin partai, yaitu sangksi,” ujar Charles saat di wawancarai dini hari, Jum’at, 18 Oktober 2024.
PDI-Perjuangan mengusung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Prof. Husain Syam dan Hj. Enny Angraeni Anwar. Untuk pilkada Kabupaten Pasangkayu, PDI-Perjuangan mengusung, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Yaumil Ambo Djiwa dan Hj. Herny Agus.
Untuk Kabupaten Mamuju, Ado Mas’ud dan H. Damris. Pilkada Majene, PDI-Perjuangan mengusung pasangan calon Bupati, Aris Munandar Kalma dan Adi Ahsan.
Untuk kabupaten Polewali Mandar, PDI Perjuangan mengusung pasangan calon, Andi Bebas Manggazali dan Siti Rahmawati. Sedangkan Pilkada Kabupaten Mamasa, PDI Perjuangan mengusung pasangan calon Bupati, Ruslan dengan Andi Faridha Fachri.
Penulis : Muhammad Iksan
Comment