oleh

Banser dan PMII Sulbar Tolak Penceramah Ustadz Khalid Basalamah

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), melaksanakan Halal Bi Halal memalui teknolgi virtual. Kegiatan bertemakan ‘Memperkuat Ukhuwah, Meningkatkan Kinerja Inovasi ASN Dalam Rangka New Normal Era Pandemik’. Menghadirkan pembawa hikmah Ustadz Khalid Zeed Abdullah Basalamah.

Kegiatan yang akan dilaksanakan besok, pukul 15.00 hingga 14.00 Wita mendapat penolakan dari sejumlah organisasi kepemudaan. Diataranya Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan PKC PMII Sulbar. Mereka menolak pembawa hikmah Halal Bi Halal, Ustazd Khaliq Basalamah — sapaan akrabnya — lantaran ceramahnya kerak kali kontroversi. Oleh karena itu, dipelbagai tempat, ketika ia ingin ceramah, mendapat penolakan dari warga.

“Bagai mana bisa orang yang mem bid’ahkan Halal Bi Halal, di panggil membawa hikmah Halal Bi Halal Pemrov Sulbar,?.  Pemrov Sulbar ini tanda tanya besar. Bahkan, Haliq Basalamah itu mengkafirkan Orang Tua Nabi, Nasionalisme Haram, Musik Haram. Pemrov Sulbar ini, juga penting untuk dipertanyakan,” ujar Kasatkorwil Banser Sulbar, M. Ansar Tahir kepada Mediaekspres.id, Kamis (28/05/20).

Hal senada juga disampaikan ketua PKC PMII Sulbar, Joko Priyanto. Ia mendesak Pemrov Sulbar untuk mengganti Ustadz Khaliq Basalamah dengan penceramah lain. Kegiatan virtual Halal Bi Halal Pemrov Sulbar itu, dapat memancing reaksi masyarakat Sulbar yang syarat dengan paham keagamaan yang kuat secara nilai tradisi.

Komentar